Kesepian Membuat Seseorang Tidak Bahagia

Banyak orang yang menganggap memiliki materi yang berlimpah dapat membuat bahagia. Nyatanya saat ini banyak orang yang sudah memiliki segalanya, hidup berkecukupan, dan memiliki orang tua yang harmonis, tapi tetap tidak bahagia.

Lalu apakah penyebabnya? jawabannya sederhana yaitu karena mereka kesepian. Seorang psikolog, Ratih Ibrahim mengatakan, “semakin tua usia seseorang, rasa kebahagiaan semakin sulit diperoleh. Orang-orang yang tidak bahagia adalah orang-orang yang kesepian. Kesepian yang dimaksud bukan berarti selalu sendirian tapi bisa juga karena faktor lainnya,” tutur Ratih .

Kesepian adalah keadaan emosi dan kognitif yang tidak bahagia yang diakibatkan oleh hasrat akan hubungan akrab tetapi tidak dapat mencapainya misalnya seseorang yang menginginkan teman dan tidak memilikinyalah orang yang kesepian.

Seseorang bisa merasa kesepian karena tidak ada yang menemani atau tidak memiliki lingkungan sosial yang baik. Ada pula orang yang kesepian karena tidak mendapat perhatian cukup dari orangtua walaupun ia mempunyai banyak teman. Dampak dari rasa kesepian yang menyebabkan rasa tidak bahagia berkembangan membuat seseorang menjadi paranoid, panikan, dan mengembangkan segala pemikiran yang irasional.

Solusi yang dapat diberikan adalah berupa dukungan dari orang-orang terdekat seperti keluarga, lingkungan sosial yang akrab, dan tentunya besar keinginan untuk bahagia dari orang tersebut.

Pikiran positif sangat penting. Yang perlu diingat semakin dewasa rasa bahagia itu semakin mahal. Padahal sebenarnya happiness mudah didapatkan saat diatur mindset-nya.

Janganlah nyaman hidup dengan ‘sakit’ di depan banyak orang hanya untuk mendapat perhatian dari orang-orang sekitar.

Terima kasih sudah membaca artikel Kesepian Membuat Seseorang Tidak Bahagia, Semoga bermanfaat

eXTReMe Tracker